Laman

Jumat, 01 Januari 2021

Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu

Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul ©JelajahSuwanto
Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul ©JelajahSuwanto


Adalah sebuah bukit tempat peziarahan. Syahdu dan damai. Lokasinya beralamat di Jl. Rakai Hino 76, PPLH Gunung Sempu, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di hening ketinggian bukit tertancap Salib Suci. Ada pula Pieta, sumur Yakub dan Gereja Katolik Salib Suci Gunung Sempu. Bagi Keluarga Suwanto Gunung Sempu adalah tempat istimewa yang akan selalu kami datangi setiap tahunnya.


Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu berada dalam wilayah pastoral Paroki Hati Kudus Yesus Pugeran Yogyakarta. Meski merupakan tempat peziarahan Katolik namun Gunung Sempu terbuka untuk siapa saja yang ingin mencari ketenangan.


Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu; Salib Suci, Pieta dan Gua Maria Bunda Kerahiman ©JelajahSuwanto
Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu; Salib Suci, Pieta dan Gua Maria Bunda Kerahiman ©JelajahSuwanto
 

Jalan menuju bukit Sempu menanjak layaknya mendaki gunung. Konon dahulu pohon Sempur atau Simpur tumbuh subur menaungi perbukitan kapur. Sebab itu masyarakat setempat menamainya Gunung Sempu.

 

Jarak tempuh menuju Gunung Sempu sekitar 30 menit berkendara dari kota Yogya. Peziarah juga menyebutnya sebagai Bukit Golgota Yogyakarta. Saat ini di kompleks peziarahan telah dilengkapi dengan Gua Maria Bunda Kerahiman yang diresmikan pada 21 Mei 2017.

 

 

Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu; Jadwal peribadatan ©JelajahSuwanto
Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu; Jadwal peribadatan ©JelajahSuwanto

Jadwal Peribadatan Gereja Katolik Gunung sempu


Gereja Katolik Gunung Sempu mengadakan Misa setiap hari Minggu Pk.07.00 WIB. Selain itu ada Misa Novena Salib Suci pada Minggu Ketiga Pk.09.00 WIB, Misa Adorasi setiap hari Kamis pada malam Jumat Pertama Pk.19.00 WIB serta Ibadat Jalan Salib setiap Minggu Pertama Pk.22.00 WIB.

 

Sementara untuk Misa Harian diadakan setiap Selasa Pk.05.30 WIB dan Ibadat harian pada Senin, Rabu - Sabtu Pk.05.00 WIB.

Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu 2010 ©JelajahSuwanto
Salib Suci Gunung Sempu 2010 sebelum letaknya dipindah ©JelajahSuwanto

Selayang Pandang Tempat Ziarah Gunung Sempu


Berdirinya kompleks peziarahan Gunung Sempu tak bisa lepas dari tanda kehadiran Allah yang diimani umat. Tempat ziarah Salib Suci ini bersebelahan dengan kompleks perumahan PPLH (Proyek Pengembangan Lingkungan Hidup) Gunung Sempu. Ketika mulai dihuni warga kompleks kesulitan air minum sebab air dari PDAM mengandung zat kapur dan pasokannya terbatas. Namun masalah dapat diatasi setelah warga mendapat air dari sumur milik Bapak VY Suhartono dari desa Kembaran.

 

Dalam proses pemenuhan air, warga dan Pak Suhartono yang ternyata seorang prodiakon paroki tentu terjadi interaksi. Lantas warga yang memeluk Katolik sepakat mengadakan doa bersama di Bukit Sempu yang kala itu masih dipenuhi belukar. Mereka berdoa saat malam hari dengan berpindah-pindah tempat di sekitar bukit, sampai mereka menemukan “watu ceper” yang selanjutnya dijadikan meja perjamuan.


Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu  ©JelajahSuwanto
 

Doa bersama dilakukan nyaris setiap malam. Mulanya peserta doa hanya beberapa orang kemudian terus bertambah. Apalagi ketika diteguhkan dengan kedatangan Romo Sandiwan Broto, Pr dan Romo Kuntoro Wiryomartono, SJ. Beberapa nama tokoh pelopor tempat peziarahan gunung sempu, yaitu: Bapak VY Suhartono, Bapak FX Mujiono, Bapak AL Samsuri dan Bapak Alexander Weka.

 

Suatu malam salah satu peserta doa menyatakan “di atas batu inilah akan didirikan Gereja.” Betulkah di bukit kapur yang sulit ini bisa didirikan sebuah gereja? Pergumulan dirasakan umat.

 

Tak ada yang tak mungkin jika Tuhan berkehendak.


Pieta di Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto
Pieta di Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto
 

Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto
Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto

Setelah proses panjang pada sebidang tanah seluas 1295 meter persegi yang diukur secara diagonal tegak lurus sejajar dengan bintang salib pada galaksi bimasakti dibangunlah Gereja Salib Suci Gunung Sempu. Peresmian gereja dilaksanakan pada 20 Mei 1990 oleh Kepala Daerah Kabupaten Bantul KRT Suryopadmo Hadiningrat dan diberkati oleh Uskup Agung Semarang Mgr. Julius Darmaatmadja SJ.

 

Dikatakan sejak proses awal ketika umat mulai berdoa terdapat kesaksian serupa mukjizat, kesembuhan dari sakit, pertobatan dan pendewasaan iman.



Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul  2012 ©JelajahSuwanto
 Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul  2012 ©JelajahSuwanto

Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul  2019 ©JelajahSuwanto
 Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul  2019 ©JelajahSuwanto
 

Gunung Sempu Tempat Istimewa Keluarga Suwanto

“Karena pernikahan adalah momen terindah. Satu kali seumur hidup. Maka di sanalah tempat pemberkatan kita, Gereja Salib Suci Gunung Sempu.” Ucap Pak Suwanto saat kami akan menentukan tempat pernikahan.

 

Demikianlah di hadapan altar Gereja Salib Suci Gunung Sempu kami memohon restu semesta. Mengucap ikrar berjanji saling setia, mencintai dan menghormati seumur hidup dalam untung dan malang, di waktu sehat dan sakit.

 

Di depan salib suci kami berdua melebur dosa masa lalu dan menyalibkan ego masing-masing. Pieta menggambarkan kepedihan Bunda Maria memangku jenazah Yesus sang putera. Pieta adalah prasasti yang akan selalu mengingatkan kami pada cinta, kesetiaan dan ketulusan paripurna.


Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto
Kompleks Peziarahan Salib Suci Gunung Sempu Tamantirto Kasihan Bantul ©JelajahSuwanto

I take you to be my best friend, my faithful partner, and my one true love. 

I promise to encourage you and inspire you, and to love you truly through good times and bad.

I will forever be there to laugh with you, to lift you up when you are down 

and to love you unconditionally 

through all of our adventures in life together.



Referensi: 

https://ziarahsempu.wordpress.com/mengenal-sedikit-tentang-peziarahan-sempu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar