Pantai Goa Cemara Bantul, Kawasan Wisata Terpadu, Ikonik dan Lengkap

Kulineran di Pantai Goa Cemara Bantul | JelajahSuwanto
Di bawah semilir cemara udang, kuliner di pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Bila kembali ke kota pelajar pasti ada satu hari istimewa untuk dilewatkan bersama keluarga. Kali ini selepas menjejak Gunung Sempu keluarga Suwanto sepakat kulineran di Pantai Goa Cemara, Bantul. To the point, kami langsung pada niat menyantap seafood di bawah semilir cemara udang. Tak ada satu orang pun yang ingat untuk foto makanan, saking laparnya barangkali. Yang jelas aneka makanan di kawasan pantai Goa Cemara endeusss, enak tak menguras kantong. 

Cemara udang ikonik pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

The peace the evening brings, pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Pantai Goa Cemara, The Peace The Evening Brings

Sungguh menyenangkan bergandengan tangan menyusuri Pantai Goa Cemara. Perpaduan menyegarkan aroma lautan dan daun cemara membawa damai bagi pengunjung yang ingin menikmatinya. Pohon cemara memang menyimpan banyak manfaat bagi kehidupan, salah satunya kandungan atsiri yang dapat meredakan stres.

Nama Goa Cemara sendiri diambil dari penampakan cabang-cabang pohon cemara yang tumbuh rapat saling bertautan. Daun-daunnya serupa jarum, ramping dan lancip memayungi area di tengah. Pengunjung ibarat masuk ke sebuah lorong gua. Ketika musim penghujan daun-daunnya lebat berwarna hijau. Sementara saat musim berganti kemarau, daun-daun jarum itu rontok menyisakan ranting kecoklatan. Eksotis.
 

Garis Pantai Goa Cemara Bantul, ombak besar | ©Jelajahsuwanto
 

Kawasan Wisata Tepadu Pantai Goa Cemara 

Goa Cemara memiliki garis pantai yang cukup panjang. Pasirnya lembut hitam mengkilat. Debur ombak pantai selatan garang bergulung-gulung menghantarkan buih putih ke tepian. Nun di hadapan kita di bawah kaki horizon itulah samudera Hindia. Di bibir pantai papan larangan berenang dan nama-nama korban keganasan laut selatan menjadi pengingat untuk senantiasa berhati-hati saat bermain di laut. Selalu dampingi anak-anak, atau awasi mereka dari dekat jika anak-anak memilih bermain sendiri.

Goa Cemara berada di deretan kawasan wisata terpadu pantai selatan Bantul. Artinya kawasan wisata yang masuk dari satu pintu dengan pembagian area yang jelas. Di sebelah timur, Goa Cemara bertetangga dengan Pantai Pandansari, Samas, laguna Depok, Parangkusumo hingga Parangtritis. Di sebelah baratnya adalah Pantai Segoro Kidul Cangkring. Sementara itu Pantai Baru, Kwaru, dan Pandansimo berada tak jauh dari Goa Cemara.
 
Awasi anak-anak saat bermain di pantai Goa Cemara Bantul | Jelajahsuwanto

Kawasan wisata Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Secara administratif pantai Goa Cemara berada di Desa Gadingsari, Kecamatan Saden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak dari pusat kota Yogya sekitar 30 kilometer. Goa Cemara mudah diakses sebab terletak di lintasan JLS atau Jalur Lintas Selatan Jawa. Maka ada beberapa rute, antara lain melalui jalan Parangtritis, jalan Bantul, dan jalan Srandakan bila kita berkendara dari arah Purworejo.

Fasilitas Pantai Goa Cemara Terbilang Lengkap

Kawasan wisata pantai Goa Cemara dibuka untuk umum sejak tahun 2010. Fasilitas penunjang wisata terbilang cukup lengkap. Terdapat warung makan, mushola, toilet, pendopo untuk ruang pertemuan, warung cenderamata dan semacam pasar tradisional yang menjajakan penganan olahan laut dan hasil pertanian warga setempat, seperti sayuran, ketela, ubi, peyek udang, rumput laut, dll.

Bermain di bibir Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Kuliner mantul di Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Rasanya pantai Goa Cemara nyaman disambangi bersama keluarga atau untuk kegiatan komunitas. Tempat parkirnya luas sanggup menampung banyak bis wisata dan kendaraan pribadi. Selain itu area outbond, camping ground, balai konservasi penyu dan wisata offroad gumuk pasir berada di kawasan ini. Untuk keselamatan pengunjung, kantor pengelola, keamanan, Posko SAR dan Pos kesehatan juga siap terbuka.  

Secara keseluruhan pantai Goa Cemara tampak bersih dikelola dengan baik. Tempat sampah disediakan di berbagai sudut. 
 
Tiket untuk masuk kawasan wisata pantai dapat dibeli di pos retribusi terpadu dinas pariwisata di tiga titik masuk yaitu di Jalan Samas, Pandansimo dan Pandansari. Tarifnya sangat terjangkau. 


Sewa ATV Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Main ATV Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Atraksi atau Kegiatan Wisata di Pantai Goa Cemara Bantul

Pantai Goa cemara menawarkan banyak pilihan atraksi wisata selain ber-swafoto. Sebut saja  wahana ATV (All Terrain Vehicle), mini trail, berkuda dan konservasi penyu hijau. Laksana petang itu, setelah kenyang kulineran anak-anak bersama tantenya menjelajahi lorong goa Cemara dengan ATV. Harga sewa cukup terjangkau dengan durasi per 15 menit.

Yang menarik ada juga kolam untuk area bermain anak di kawasan Pantai Goa Cemara. Kolam anak-anak ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tak mau turun ke pantai.

Bila beruntung, pada musim tetas pengunjung dapat pula ikut serta melepas tukik ke laut. Pantai Goa Cemara merupakan pantai tropis berpasir yang secara periodik menjadi tempat bertelurnya penyu hijau. Konservasi penyu hijau ini diprakarsai oleh kelompok tani nelayan Mino Raharjo. 

Tofografis Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Cemara udang wind barrier Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Cemara Udang, Wind Barrier Pesisir Pantai Selatan Bantul

Lahan pasir yang selalu bergerak dan bergulung menjadi salah saru karakteristik pesisir pantai selatan Bantul. Oleh karena itu gumuk pasir dan bentuk pantai sering berubah. Udara panas, kadar garam tinggi dan hembusan angin kencang juga menjadi ciri khas pantai selatan yang menyebabkan susahnya vegetasi pantai tumbuh subur, apalagi tanaman pertanian. Penduduk sekitar mau tidak mau mesti beradaptasi menyelesaikan kondisi ini, sebab kebutuhan lahan pertanian kian mendesak.

Ikhtiar penduduk dimulai dengan menanam pohon nyamplung, pandan laut, ketapang dan cemara jenis selain cemara udang sebagai tumbuhan penyangga angin atau wind barrier. Namun upaya ini hampir dikatakan sia-sia karena tanaman-tanaman tersebut tidak bertahan hidup. Pada tahun 1999 para ahli dari Universitas Gadjah Mada yang diketuai oleh Prof Sutikno (Guru Besar Fakultas Geografi) dan Prof Suhardi (Guru Besar Fakultas Kehutanan) mulai menanam cemara udang asal Madura. Tak hanya di kawasan pantai, penduduk sekitar lantas menanam cemara udang di pekarangan mereka. 

kayu cemara udang Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Cemara Udang

Cemara udang menyandang nama latin Casuarina Equisetifolia. Tumbuhan ini dinilai tahan terhadap unsur garam. Tingginya bisa mencapai 6-35 meter. Kayu pohonnya keras dan bertekstur kasar. Akar cemara udang rapat dan kuat menancap pada substrat yang tidak stabil seperti pasir. Sebab itulah cemara udang ideal mencegah abrasi, tahan terhadap terjangan angin kencang, hempasan ombak dan terpaan pasir. Guguran daun-daun jarumnya dapat menyuburkan tanah. Luar biasa sekali si Cemara udang ini.

Piknik keluarga di Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto
 
Puji Tuhan hingga kini cemara udang tumbuh menjadi berkat bagi sekitar 200 hektar wilayah pesisir selatan Bantul. Terhampar mulai dari Pantai Samas hingga Pandansimo mengarah ke barat sepanjang lebih kurang 9 km, dari muara sungai Oya menyambung hingga sungai Opak.

Cemara udang yang sering disebut juga dengan cemara laut telah menyulap kawasan pantai menjadi ikonik. Petani, gembala ternak dan para penduduk lainnya menerima banyak manfaat dari usaha dan kerja keras mereka menanami area pesisir. Kini wisatawan ramai berkunjung, bercengkerama hangat di bawah sang wind barrier.


Pantai Goa Cemara Bantul | ©Jelajahsuwanto

Can you feel the love tonight?
The peace the evening brings
The world, for once, in perfect harmony
With all its living things

Suatu petang di bulan Desember, JelajahSuwanto, Pantai Goa Cemara Bantul.


Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KELUARGA SUWANTO

KELUARGA SUWANTO
Keluarga Suwanto di Ranger Station Raja Ampat

Recent Posts

Popular Posts

Label