Rabu, 23 September 2015

Serba Serbi Jelajah Manado, Itinerary 3 Malam 3 Pagi 2 Siang



Pemandangan Gunung Lokon yang terletak antara Tomohon-Manado diambil dari Pesawat
Gegara Air Asia promosi tiket Makassar – Manado dengan harga menggoda, Keluarga Suwanto sepakat untuk menjelajahi Manado pada awal 2014. Hanya Rp.199.000,- saja pemirsah ... bayangkan . .
Tiket sudah dipesan sekitar 6 bulan sebelum keberangkatan. Kami mendapat tanggal yang available: pergi 30 Januari  dan pulang 2 Februari 2014. 

Dengan penuh semangat kami hunting info tentang Manado dan hotel untuk menginap. Beruntungnya saya, ada kawan baik di Manado, Sir Art Merung. Segera saya menghubunginya. Keperluan sewa mobil dan rekomendasi tempat wisata selama di Manado sudah diserahkan pada ahlinya. 
Selanjutnya Aston Manado Hotel menjadi pilihan kami selama 3 malam. Beres!. Tinggal menunggu hari "H"

Kamis, 10 September 2015

Wisata Keluarga ke Gunung Galungung: Mengajak Adek Bayi Mendaki!

Yeaaay, adek sudah sampai di Gunung Galunggung . .
September 2011, lebaran yang penuh berkah. 
Keluarga Suwanto pulang kampung ke Nagaraherang, tempat lahirnya bunda. Walau pulang kampung tak pernah lengkap tanpa ‘kehadiran’ aki, tapi kali ini terasa penuh karena kakak beradek bisa kumpul bersama. Hari itu kami sepakat menjelajah Gunung Galunggung yang fenomenal.

Nini, neneknya mas dan adek pernah bercerita kala itu bunda baru sekitar dua bulan dilahirkan, kampung kami gelap gulita diguyur abu Galunggung. Suara dentuman dan gemuruh, pijar api di kejauhan membuat suasana mencekam. Bunda kecil dibawa lari aki dan nini menuju tempat aman. Popok bunda pun tercecer di jalan. Tak dapat dibayangkan bagaimana situasi saat itu. Letusan itu tercatat tanggal 5 Mei 1982 (Skala VEI Volcanis Exploxivity Index 4). Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan, berakhir pada 8 Januari 1983. Tentu saja menimbulkan kehilangan nyawa, kerugian harta benda, bahkan 22 desa ditinggal tanpa penghuni. Bahkan sebuah pesawat boeing milik British Airways berpenumpang 263 orang dikabarkan mengalami kerusakan empat mesinnya karena terbang di debu vulkanik Gunung Galunggung. Untungnya pesawat dapat melakukan pendaratan darurat di Bandara Halim Perdanakusumah.


Kamis, 03 September 2015

Jelajah Rasa: Sop Kikil Andi Rahim Pangkep


Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel+jelajahsuwanto
Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel+jelajahsuwanto

Penampakan rumah makan sop kikil ini biasa saja. Kurang menggugah selera malah. 
Tetapi yang disajikannya dimuat di Kompas Travel. Rasa penasaran itulah yang mendorong Keluarga Suwanto melakukan perjalanan sekitar dua jam dari Makassar menuju Pangkep (Pangkajene Kepulauan). Demi mencicipi semangkuk Sop Kikil resep warisan Andi Makmur! Niat bangeet :D

Warung Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel+jelajahsuwanto
Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel: Warung makan +jelajahsuwanto
Siang itu, hari Jumat di penghujung Juli. Orang-orang sedang bersiap-siap untuk sholat Jumat. Waktu yang tepat bagi kami, karena rumah makan sepi, hanya kami sekeluarga.

Apa yang istimewa dari Sop Kikil ini? Yang katanya diminati banyak orang, langganan para pejabat pula. Mari kita Coba!


 
Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel+jelajahsuwanto
Sop Kikil Andi Rahim Pangkep, Sulsel; Yummy +jelajahsuwanto

Di hadapan kami telah mengepul tiga piring (bukan mangkok) sop kikil, sebakul kecil nasi untuk 3 orang porsi Makassar (cukup untuk kami berempat, ayah dan mas bisa nambah), 3 botol air mineral dan sepiring kerupuk singkong.