Senin, 17 Agustus 2015

Wisata Keluarga ke Candi Prambanan

Komplek Candi Prambanan pada petang hari
Pada jaman dahulu kala . ..

Di Pulau Jawa, di sebuah daerah bernama Prambanan, berdiri dua Kerajaan Hindu, yaitu Kerajaan Pengging dan Keraton Boko.
Kerajaan Pengging diberkahi dengan kesuburan dan kemakmuran. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana bernama Prabu Damar Moyo. Ia mempunyai seorang putra laki-laki bernama Raden Bandung Bondowoso.

Sementara itu Kerajaan Keraton Boko yang berada pada wilayah kekuasaan Kerajaan Pengging diperintah oleh seorang raja yang kejam dan penuh angkara murka. Ia berwujud raksasa besar bernama Prabu Boko. Meskipun begitu, ia memiliki seorang putri yang cantik dan jelita seperti bidadari, bernama Putri Loro Jonggrang.

Prabu Boko dibantu oleh patih yang juga berwujud raksasa bernama Gupolo. Prabu Boko berencana untuk memberontak dan ingin menguasai Kerajaan Pengging. Bersama dengan Patih Gupolo, kekuatan dibentuk, para pemuda Boko dilatih menjadi prajurit. Harta benda rakyat dikumpulkan untuk bekal selama pemberontakan.

Senin, 10 Agustus 2015

Traveling Aman Bersama Anak, Siap Sedia Obat Andalan Keluarga!

Tas obat mungil keluarga suwanto
Bepergian dengan anak-anak, apalagi salah satunya balita, tentu memerlukan kesiap-sediaan dalam banyak hal. Obat-obatan termasuk dalam daftar “siap sedia” saya.
Tas obat mungil ini selalu diikutsertakan hampir kemanapun kami pergi. Sedikit rempong tak apalah, untuk berjaga-jaga.

just sharing: obat-obat andalan keluarga suwanto

Mohon maaf apabila tidak berkenan dalam penyebutan merk. Isi obat tas saya ini murni hanya sebagai sharing obat apa saja yang dibawa keluarga kami dalam perjalanan. Tidak dimaksudkan untuk kepentingan apapun. 

Berikut, obat-obatan dan alat kesehatan yang hampir selalu menemani Jelajah Keluarga Suwanto:

1. Minyak Telon 
Minyak telon ini menjadi andalan saya. Selain karena aromanya yang menenangkan, juga tidak terlalu panas jika dibalurkan pada balita. Minyak telon adalah campuran minyak kayu putih, minyak adas dan minyak kelapa. Campuran ini memberikan rasa hangat karena merangsang pembuluh darah membesar sehingga aliran darah menjadi lebih cepat. Secara umum kegunaan minyak telon adalah untuk meringankan perut kembung, mencegah dan mengobati masuk angin, mengatasi rasa gatal dan mencegah keinginan untuk menggaruk, Melegakan pernafasan karena hidung tersumbat, batuk, flu dan pilek, juga dapat Meringankan sakit kepala. 
Minyak telon yang saya pilih adalah: Balsem Telon Tresno Joyo, Minyak telon spray dan Minyak telon plus roll on cap Gading. Minyak telon plus cap gading telah ditambah dengan Lavender Oil dan Jojoba Oil, untuk mencegah gigitan nyamuk dan melembabkan kulit yang kering. 
 
2. Obat Turun Panas untuk Anak
Saya memakai Proris Ibuprofen yang merupakan obat penurun demam, pereda nyeri dan sekaligus sebagai anti inflamasi (obat yang dapat menghilangkan radang) untuk anak.

3. Termometer digital untuk mengukur suhu tubuh

4. Heparin Sodium
Heparin sodium ini sering saya gunakan ketika anak-anak terjatuh dan memar. Heparin dapat mencegah pembekuan darah dan membantu proses fibrinolisa. Mikrotrombi (butir-butir bekuan darah) yang terdapat di sekitar kulit dapat diserap lebih cepat. Heparin juga berkhasiat sebagai anti-radang, sehingga dapat menyembuhkan bengkak dan menghilangkan rasa nyeri. Obat ini menurunkan ketegangan otot-otot pembuluh darah, sehingga melancarkan peredaran darah. Heparin sodium cepat diserap kulit dan langsung bekerja pada jaringan yang sakit.  

Selasa, 04 Agustus 2015

Mari Menjelajah Bersama Anak-anak, Sekarang!

"Have u ever walked the camino, Senora?"
"No never, when I was young, I was too busy, and now that I am older, I'm too tired"


Cuplikan percakapan dari Film "The Way" di atas, begitu berbekas di hati saya.
Sebagian dari kita mungkin memimpikan untuk pergi ke suatu tempat, tapi untuk beberapa alasan tertentu, pada akhirnya niat itu urung dijalankan. 

Saya tidak mau menjadi senora di film tersebut.


Bagaimana jika sekarang saya sudah berkeluarga dan mempunyai anak-anak?

Sejak kecil, ayah saya selalu mengajak saya hampir ke setiap tempat, kemanapun ia pergi. Entah ke sawah, ke hutan, ke kolam, ke tempat dia mengajar, ke kota, kemana saja. Dari beliau itulah, saya menyukai perjalanan. 

Ayah saya walaupun pengajar agama, tetapi hanyalah seorang petani miskin yang bersusah payah menghidupi dan menyekolahkan kami. Tetapi, Ayah saya selalu punya cara mengajak kami liburan. Mengunjungi pantai, ziarah rohani, mendaki gunung, kemping, atau hanya sekedar botram* di hutan pinus.

Perjalanan itu tidaklah harus mahal.

Jika ayah saya saja dengan segala keterbatasannya bisa menunjukkan keindahan alam dan kasih sayang pada kami, maka sekarang saya pun harus bisa membaginya dengan anak-anak saya. 

Tulisan inspiring di kaos bali :D