Jumat, 25 Agustus 2017

Pantai Surabaya: Potensi Wisata Likupang Timur Yang Terlupakan?

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto

Siang itu, Kamis di bulan Juli 2017. Keluarga Suwanto dalam perjalanan menuju Likupang. Di saat orang lain mudik merayakan Idul Fitri, baiklah kita melipir mengobati rindu kampung kelahiran. Google Maps menunjukkan beberapa meter di depan adalah Pantai Surabaya.
Berhubung ini jelajah ala-ala keluarga, menuruti rasa ingin tahu, kami belok saja. Sangat fleksible.

Hanya sekitar 500 meter dari jalan utama, sebuah tugu informasi bertuliskan Pantai Surabaya. 

Di jalan, tadi kami berpapasan dengan gerobak pak tani yang ditarik dua ekor sapi besar. Syukurlah sapi-sapi kompak menepi dalam jarak aman. Jalan-jalan di Manado memang agak sesak, menurut saya.
 
Tugu informasi Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur; Tugu informasi +jelajahsuwanto
Jangan terperangah lalu balik arah. Tugunya memang digelimpangi lampu jalan. Terkesan kotor ya. Tapi di balik tugu itu ada pantai manis dengan pasir hitam yang lembut. Belum ada tempat parkir di area Pantai Surabaya. celingak-celinguk pun, tak kami jumpai orang lain. Baiklah, kita parkir di tempat yang kira-kira tak mengganggu.


Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur:  Pulau Bangka, Lihaga dan Gangga di seberang sana +jelajahsuwanto
  
Tidak ada penjaga tiket menyambut di muka pintu. Bebas uang masuk. Hanya Waru Laut yang melambai, mempersilakan kerindangannya meneduhi. Duduk termangu menghadap pulau-pulau di seberang sana. Eksotis.

Kemudian saya tahu dari anak nelayan yang nanti berpapasan di pantai, pulau-pulau di seberang itu adalah Bangka, Gangga dan Lihaga yang kini sedang berkibar namanya.

Sabua di Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Sabua  +jelajahsuwanto
Sepi. Saya tidak melihat Pantai Surabaya sebagai tempat wisata yang ‘hidup’.
Ada saung beratap rumbia. Orang sana menyebutnya sabua. Sepasang bangku panjang dan meja kayu berhadap-hadapan. Fasilitas bagi pengunjung yang layak sebenarnya.
Sayang, tak ada warung makan. Sekedar menyeruput kopi atau teh ditemani pisang goreng, pastinya mantap.
Sebentuk kamar mandi memang tersedia. Tapi tidak berfungsi. Kuncinya digembok. 
 
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto

Bukan Ken si Petualang Kecik namanya, bila duduk diam di alam. Dialah yang memaksa kami menyusuri pantai. Matahari nyaris di ubun-ubun, sebenarnya kami enggan. Antusias anak kecil itu susah ditolak.

Marilah menyisir lengkung Pantai Surabaya. Garis pantainya memanjang dari timur ke barat.

Pasir Pantai Surabaya ini sungguh halus. Hitam tapi bersih. Entah sedang musimnya atau karena lautnya dikelilingi pulau-pulau, riak kecil bergulung ke tepian. Ombak yang bersahabat.

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur; Perahu nelayan +jelajahsuwanto

Di kejauhan sayup suara bapak-bapak menarik jaring ikan. Mereka sangat bersemangat.
Sementara seorang bapak berkulit legam terlelap di bale-bale bambu. 
Sepertinya pantai ini menjadi tempat aktivitas nelayan. Perahu-perahu jukung di pesisir menguatkan dugaan saya. 

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: perairan yang tenang +jelajahsuwanto

Tak terasa kami terus berlari, mengejar anak kecil yang kegirangan bertemu pantai. Sampai tiba di sebuah spot yang menarik.


Pasir pantai menyembul di antara air laut yang tenang. Sesekali ombak menghapus jejak, membersihkan pantainya menjadi mulus kembali. Unik. 


Kami senang bermain di sini. Mengambil beberapa foto dan bermain imajinasi.
 
Spot Unik di Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Spot Unik +jelajahsuwanto




Spot unik di Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Spot unik  +jelajahsuwanto


“Kenapa namanya Pantai Surabaya, ya? Kan ini ada di Sulawesi?”, Ayah melontarkan pertanyaan.
“Kali dulunya banyak orang yang transmigrasi dari Surabaya,” jawab saya sambil lalu.

Tidak tahu apa yang benar, tapi saya menemukan referensi yang dapat diterima. 

Konon ke tempat ini berdatangan perahu-perahu nelayan dari Kepulauan Sangihe dan Talaud. Mulanya, mereka singgah untuk berteduh. Ketika persediaan melaut menipis, para nelayan juga merapat untuk mencari bahan makanan. Lalu, pantai yang melengkung cantik ini menjadi tempat tinggal mereka sementara.
Akhirnya di tahun 1905, para nelayan menetap di pesisir ini. Nama Surabaya diambil karena di daerah ini banyak ikan (sera) dan banyaknya tumbuhan liar seperti bayam (waya). Pantai surabaya mengacu pada kata serawaya.

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur; pemandangan pulau-pulau +jelajahsuwanto

Secara administratif Pantai Surabaya terletak di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara di Provinsi Sulawesi Utara. 
Jarak tempuh dari Manado sekitar 1,5 – 2 jam berkendara. Akses jalannya cukup mudah. Bisa mengambil jalan Manado Bitung. Tiba di Desa Likupang Satu, bertemu pertigaan, belok kanan dan terus saja hingga menemukan petunjuk Pantai Surabaya di tepi jalan.

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Pengunjung berenang  +jelajahsuwanto

“Ayo 5 menit lagi, setelah itu kita lanjut dulu chek in di Casabaio, baru eksplor ke arah Pantai Pal. Ok?” Ayah mengingatkan kami yang mulai terlena.

Balik badan, ternyata di sisi barat terlihat pengunjung yang bermain air. Mereka menggunakan ban untuk berenang. Apakah mungkin di sisi sebelah barat ada ‘kehidupan’ aktivitas wisata?

Seandainya benar, alangkah baiknya. 


Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Casabaio Resort terlihat dari pantai surabaya +jelajahsuwanto

Memandang ke arah timur, Casabaio Paradise Resort terlihat megah di tengah tanjung. Resort ini eksklusif bagi para tamu saja. 

Pantai Surabaya sebenarnya lebih menarik dari pantai di kompleks Casabaio. Menurut kami Pantai Surabaya ini dapat menjadi aset wisata Likupang Timur.

Perlu sentuhan wisata seperti membuat fasilitas toilet, parkir, permainan air dan warung-warung makan. Berharap pemerintah daerah atau provinsi dapat melirik potensi wilayah di Desa Wineru ini.

Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Keluarga Suwanto +jelajahsuwanto
Pantai Surabaya, Wineru, Likupang Timur: Keluarga Suwanto +jelajahsuwanto

Pulau Gangga, Lihaga dan Bangka di seberang Pantai Surabaya menggairahkan semangat Jelajah Keluarga Suwanto.  Terima kasih Pantai Surabaya untuk tengah hari yang memukau. 

Semoga di kemudian hari Pantai Surabaya menjadi primadona wisata Likupang Timur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar