Rabu, 17 Juni 2020

Casabaio Paradise Resort, Staycation Nyaman di Likupang

Ocean View
Senja dari Ocean view Casabaio Paradise Resort || jelajahsuwanto


Malam sebelum weekend escape Jelajah Suwanto, Pak Suami dihubungi oleh customer service (CS) Casabaio Paradise Resort. “Effort-nya CS Casabaio oke juga loh. Mereka sampai DM aku karena teleponnya gak keangkat. Kasih info besok ada acara Kaum Ibu di Likupang, jadi bagusnya kita berangkat pagi biar gak kena macet.”

Sebab orang Jawa ini tra mangarti macam mana acara Kaum Ibu, maka informasi dari CS Casabaio dijalankan dengan kurang siaga.

Keluarga Suwanto baru berangkat dari Manado Pk.10.07 WITA. Pengalaman kami, perjalanan ke Casabaio paling lama 1,5 jam berkendara santai. Jarak tempuh ke hotel tidak terlalu jauh, kurang lebih 56 km saja. Dengan memperhitungkan waktu chek-in di Casabaio Pk.14.00 WITA, rasanya cukup deh. Semacet-macetnya Manado tidak akan makan waktu too much kayak Jakarta.


Ocean View Casabaio Paradise Resort
Ocean view pagi hari, Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

Pantai Paradise
Pantai Paradise, Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Casabaio Paradise Resort, Hotel Bintang Empat

Casabaio Paradise Resort beberapa kali menjadi tempat staycation kami. Hotel bintang empat ini menawarkan ketenangan dan fasilitas yang cukup nyaman. Pantainya sepi, jogging track di sepanjang Paradise Golf dan kolam renangnya menjadi favorit Keluarga Suwanto.

Dua tipe kamar, Ocean View dan Garden View pernah dicoba. Yang membedakan kedua tipe ini lebih pada pemandangan dari area balkon. Ocean View sedikit lebih mahal karena memberikan keindahan pantai dan kolam renang.


Ocean View
Ocean View dari balkon restoran; Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

Paradise Golf
Paradise Golf; Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

Fasilitas Kamar Casabaio Paradise Resort

Semua kamar di Casabaio memiliki fasilitas standar seperti AC, TV satelit/kabel, meja, rak pakaian dan brankas. Kamar mandi dengan cermin, wastafel, pengering rambut, handuk dan toiletries. kebersihan dan kelengkapan kamar terawat dengan baik. 

Selayaknya hotel, tersedia pula air mineral, gula, kopi, teh beserta teko pemanas air. Belajar dari kunjungan perdana yang rada mengecewakan, kini setiap menginap kami membawa sendiri tambahan air mineral, pop mie, minuman lain dan aneka cemilan.

Ingat sekali, malam pertama itu, setelah menjelajah Bukit Pulisan kami balik ke hotel dalam keadaan dingin dan lapar. Terbayang kuah panas dan potongan daging, lezat di tempat hangat. Aiih sayang sekali, menunya ko pada kosong. Makanan yang tersedia lumayanlah meski bikin ngomyang dalam hati. Perbandingan rasa dan harga terlalu jomplang kalau menurut saya mah.



Kamar
Deluxe Room, Casabaio Paradise Resort || Jelajah Suwanto

Dinner
Makan Malam, Casabaio Paradise Resort || Jelajah Suwanto


Casabaio Paradise Resort Eksklusif Jauh Dari Keramaian

Casabaio terbilang “remote”, jauh dari keramaian. Kalau sudah check in malas lagi untuk keluar. Dari jalan utama, kita akan melewati pemukiman penduduk sekitar 1-2 kilometer. Sederhana dan syahdu. Gerbang hotel dibawah pengawasan petugas jaga menjadikan Casabaio eksklusif dalam ketenangan alami.

Di persimpangan jalan, ada satu-satunya warung makan (mungkin yang saya tahu, kala itu). Letaknya di samping Indomaret, di seberang mesjid. Warung menyediakan nasi goreng, ayam goreng dan soto. Makanan si Ibu Jawa Gorontalo ini biarpun so-so, lidah dan dompet dapat memaafkan dan memakluminya. Lah kan beda kelas sama hotel :p

Ibu warung bilang sebagian besar penduduk bekerja di tambang emas tak jauh dari pemukiman. Kebanyakan mereka juga perantau, tapi sudah lama menetap, berbaur dan berkeluarga dengan warga lokal. Saya malah baru tahu kalau di Minahasa ada tambang emas.


Macet
Stuckk... Casabaio Paradise Resort || Jelajah Suwanto


What a Day!

Kaum Ibu memang luar biasa. Khususnya pada Sabtu di pertengahan Mei itu ternyata bertepatan dengan Ibadah Agung Hari Persatuan Wanita Kaum Ibu Sinode GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa). Menurut berita lokal, disinyalir ribuan peserta Kaum Ibu dari berbagai rayon meliputi Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Tomohon, dan Bitung  tumpah ruah di Desa Winuri Likupang Timur. Pantas saja CS Casabaio mau repot-repot menghubungi tetamu karena acara Kaum Ibu berpusat di Lapangan Maesa dekat pantai Surabaya. Lokasi ini dekat sekali dengan hotel dan merupakan satu-satunya akses jalan ke Casabaio. Yang mana hari itu hampir lumpuh.

Sungguh sesuatu,  akhirnya barengan dengan tamu-tamu lain, kami konvoi menuju hotel. Saat tiba di meja resepsionis jam menunjuk Pk.19.06 WITA. Delapan Jam! Siapa bilang Manado tak bisa macet parah begitu? #uhuuukghhh


LikeFatherLikeSon
Emergency only, tidak untuk ditiru || JelajahSuwanto


Kendaraan menumpuk sejak memasuki Minahasa Utara. Semakin panjang, semakin lama, semakin jenuh. Sampah berserak di badan dan pinggir jalan, juga di kebun-kebun. Sangat disayangkan acara akbar sering kali melupakan hal penting. Membuang sampah pada tempatnya atau bawa lagi sampahmu belum menjadi budaya kebanggaan masyarakat Indonesia.

Di tanjakan yang kiri kanannya hutan, mengular roda empat segala jenis dari berbagai arah. Kendaraan di depan mulai bergerak pelan. Xtrail tambun kami menggerung. Asap dari knalpot, decit ban, dan wajah tegang di samping saya membuat jantung berpacu cepat. Bukannya apa-apa di belakang kami banyak kendaraan lain sarat penumpang. Muka boleh tegang, tapi Pak Suami tetap ulet memposisikan kembali si hitam di jalurnya. Beberapa orang turun ke jalan, ada yang melihat saja, ikut mengatur jarak, ada juga yang memberi semangat. Yes, finally he make it. Kami melaju lagi, berhasil! Meninggalkan was-was dan bekas ban yang dalam di aspal. What a day!


Senja yang sempurna
Senja yang sempurna dari pinggir jalan Casabaio Paradise Resort || jelajahsuwanto


Semburat merah, nila, emas, dan biru memadu kasih di kaki langit. Seperti urna yang menyalakan semangat, kubisikkan pula semoga nelayan dibawah lembut cahaya lembayung selamat membelah laut, kembali ke daratan berlimpah berkah. Perairan teduh, aroma senja Casabaio dan orang-orang tercinta sempurna memantik syukur, memberi kelegaan dan harapan.


Casabaio Berganti Nama Menjadi Paradise Hotel Golf & Resort

Casabaio Paradise Resort dibuka sejak 2015 di Likupang Timur, Minahasa Utara. Kemudian pada Mei 2019 namanya berganti menjadi Paradise Hotel Golf & Resort. Hotel dengan bangunan 5 lantai ini dilengkapi fasilitas pendukung bintang empat. Kolam renang, Kids Clubs, Gym, Minimarket, Spa, Jacuzzi, Meeting room, resto, jeti dan gazebo-gazebo. Manajemen juga membuka Paradise Ocean Park dan Paradise Golf & Beach Resort.


 

Kolam renang Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto
Kolam renang Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Kolam renang selalu menggembirakan buat menghabiskan waktu bersama anak-anak. Lain waktu sambil menunggu mereka berenang, membaca buku di kursi malas tak kalah menenangkan. Kedalaman kolam renang di Casabaio bervariasi mulai dari kolam anak, 50 cm dan 80 cm. Kolam dewasa, 106 cm & 180 cm. Kolam renang, tempat mandi bilas dan ganti terlihat bersih. Handuk renang bisa diminta ke petugas yang standby dekat kolam.



Restoran di Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Paradise Oceanpark
Kawasan Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Paradise Ocean Park adalah wahana permainan air yang terbilang lengkap di Manado, terlihat kecil di foto atas. Wahana ocean park ini mengapung di atas perairan paradise yang tenang. Untuk bermain di Paradise Ocean Park ada pengelolanya sendiri, terpisah dari hotel.


Kegiatan yang Bisa dilakukan di Casabaio ala Keluarga Suwanto

 

Menghirup udara pesisir sembari mengitari jogging track paradise golf menjadi kegiatan pagi Keluarga Suwanto. Bau rumput yang baru dipotong, hamparan padang, gundukan bukit dan pepohonan khas tropis, ah bagaimana harus kugambarkan, ya? Yang pasti semua tertata apik dan asri. Dari mentari baru meletek sampai merekah bulat, kami masih betah menjelajahinya.



Paradise Golf
Paradise Golf Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Jogging track paradise golf
Jogging Track Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Sarapan pagi di Casabaio cocok lah. Kayaknya ga standar sih, tergantung jumlah seluruh tamu ketika hari itu datang. Kunjungan pertama seingat saya di restoran yang berbeda, dikasih pilihan menu Asia (nasi goreng) dan western (roti panggang). Kunjungan berikutnya prasmanan di restoran bawah dekat garden. Makanan standar tapi jauh lebih baik dari yang pertama.

 

Casabaio saat kami datang masih dalam proses membangun jeti untuk para tamu yang menginginkan private dinner dengan suasana laut. Letaknya agak jauh dari lokasi utama hotel. Tapi dari sini sunset bisa leluasa dinikmati.



Sarapan Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

Jeti Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto


Pantai yang membentang di depan hotel, merupakan bagian dari  kepemilikan Casabaio. Pantai ini dinamakan Paradise. Pohon-pohon pinus, cemara laut dan gazebo-gazebo menahan ruahan panas matahari. Lautnya sendiri begitu tenang. Ombak dan angin berdesir lirih saja. Pasirnya putih keemasan berbeda dari Pantai Surabaya yang berpasir hitam.



Pantai Paradise
Pantai Paradise; Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

 


Bersantai memandang laut lepas dan gugusan pulau di seberang sana memang menenteramkan. Tapi pantai setenang ini harus dijelajahi. Kapan lagi bisa menikmati private pantai begini?


Pantai Paradise
Pantai Paradise Casabaio Paradise Resort || JelajahSuwanto

 

Suatu waktu setelah tiba di rumah Manado, kami baru sadar kalau hard disk tertinggal di TV hotel. Duuh, padahal isinya tak cuma film-film kesayangan tapi juga bahan tulisan dan kerjaan lain. Segera kontak CS Casabaio untuk mengamankan. Puji Tuhan masih tertempel di TV. Esoknya terpaksa kami balik lagi ke hotel jemput si hard disk. Ada-ada saja.    

 

Over all, Casabaio masih tempat yang nyaman buat staycation. Kelihatan ada improvement dalam excellent service mereka. Harus dong ya, apalagi kawasan Likupang bakal jadi destinasi super prioritas, Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata yang telah ditetapkan Pak Presiden Jokowi.

 

Sampai jumpa lagi Casabaio. Rindu kami menjelajah!



bye casabaio


 




1 komentar:

  1. Mantul pisan mbakquuh..... Jadi kangen plesiran. Btw ini holidaynya pas sebelum covid melanda apa baru-baru?

    BalasHapus